SISAKA

PERSYARATAN UJI KOMPETENSI JFAK

 

    1. PERSYARATAN PENGANGKATAN PERTAMA JFAK*)

     

    1. Berijazah paling rendah Sarjana (S1)/Diploma IV;
    2. Pangkat paling rendah Penata Muda, golongan ruang III/a;
    3. Nilai prestasi kerja paling kurang bernilai baik dalam 1(satu) tahun terakhir;
    4. Mengikuti dan lulus Pelatihan Calon Analis Kebijakan;
    5. Lulus Uji Kompetensi; dan
    6. Usia paling tinggi 48 (empat puluh delapan) tahun.

     

    Selain persyaratan Pengangkatan Pertama secara umum  di atas, pengelola urusan kepegawaian Kementrian/Lembaga/Pemerintah Daerah harus mengisi data calon JFAK dalam Sistem Informasi secara lengkap termasuk pengalaman melakukan kajian/analisis (jika ada).  Sedangkan data yang wajib diunggah dalam Sistem Informasi JFAK adalah:

    1. Fotocopy Ijazah terakhir yang telah dilegalisir.
    2. Fotocopy transkrip nilai.
    3. Fotocopy SK Pangkat Terakhir.
    4. Kartu Pegawai.
    5. Daftar Riwayat Hidup

     

    Keterangan:

    *) Pada dasarnya Pengusulan Calon JFAK adalah pengusulan untuk mengikuti Pelatihan Calon Analis Kebijakan (karena untuk pengusulan menjadi calon JFAK melalui Pengangkatan Pertama dipersyaratkan keikutsertaan dalam Pelatihan Calon Analis Kebijakan).

     

     

    1. PERSYARATAN PENGANGKATAN DARI JABATAN LAIN DALAM JFAK

     

    1. Berijazah paling rendah magister (S2) dari perguruan tinggi paling kurang terakreditasi B,
    2. Pangkat paling rendah Penata, golongan ruang III/c;
    3. Lulus uji kompetensi;
    4. Memiliki kompetensi analisis kebijakan yang dibuktikan dari pengalaman jabatan paling kurang 5 tahun secara kumulatif;
    5. Tersedia formasi untuk jabatan Analis Kebijakan;
    6. Nilai prestasi kerja paling kurang bernilai baik dalam 2 (dua) tahun terakhir;
    7. Usia paling tinggi 50 (lima puluh) tahun.

     

    Selain persyaratan Pengangkatan dari Jabatan Lain dalam JFAK secara umum  di atas, pengelola urusan kepegawaian Kementrian/Lembaga/Pemerintah Daerah harus mengisi data calon JFAK dalam Sistem Informasi secara lengkap termasuk pengalaman melakukan kajian/analisis (selama 5 tahun).  Sedangkan data yang wajib diunggah dalam Sistem Informasi JFAK adalah:

    1. Fotocopy Ijazah terakhir yang telah dilegalisir.
    2. Fotocopy transkrip nilai.
    3. Fotocopy SK Pangkat Terakhir.
    4. Kartu Pegawai
    5. Daftar Riwayat Hidup

     

     

    1. PERSYARATAN PENGANGKATAN PNS KEDALAM JFAK MELALUI PENYESUAIAN/INPASSING

     

    Persyaratan awal untuk melakukan Penyesuaian/Inpassing JFAK adalah harus tersedia formasi JFAK sebagaimana yang ada dalam e-Formasi atau disesuaikan dengan peta jabatan yang tersedia dari instansi masing-masing. Setelah itu, PNS yang akan melakukan Penyesuaian/Inpassing harus memenuhi syarat sebagai berikut:

    1. berstatus sebagai PNS;
    2. berijazah paling rendah Strata Satu (S-1)/Diploma IV (D-IV);
    3. pangkat paling rendah Penata Muda, golongan ruang III/a;
    4. penyesuaian/inpassing diperuntukkan bagi PNS yang minimal sudah naik pangkat satu kali;
    5. diusulkan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian pada instansi pusat atau instansi daerah;
    6. memiliki pengalaman kerja di bidang Kajian dan Analisis Kebijakan paling kurang 2 (dua) tahun secara kumulatif yang dibuktikan dengan surat rekomendasi dari atasan (Contoh Formulir 2);
    7. batas usia PNS yang dapat mengikuti Penyesuaian/Inpassing sebagai berikut:
    8. 3 (tiga) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terakhir bagi pejabat pelaksana.
    9. 2 (dua) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terakhir bagi administrator dan pengawas.
    10. 1 (satu) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terakhir bagi administrator yang akan menduduki JFAK Ahli Madya.
    11. 1 (satu) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terakhir bagi pejabat pimpinan tinggi.
    12. Batas usia pengusulan JFAK melalui Penyesuaian/Inpassing yang diusulkan sebagai dampak pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, disesuaikan dengan jabatan tertinggi dan dilakukan dengan memperhatikan batas waktu pelaksanaan Penyesuaian/ Inpassing.
    13. Jabatan tertinggi sebagaimana dimaksud pada huruf e adalah jabatan terakhir yang dimilikinya sampai dengan berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah yang dibuktikan dengan Keputusan tentang pengangkatan dan pemberhentian dalam jabatan terakhir tersebut, dikecualikan bagi PNS di instansi pusat.
    14. penilaian kinerja dalam 1 (satu) tahun terakhir paling kurang bernilai baik;
    15. tidak sedang dalam menjalani hukuman disiplin pegawai baik tingkat ringan, sedang maupun berat; dan
    16. mengikuti dan lulus uji kompetensi.

     

    Kelengkapan Berkas Penyesuaian/Inpassing

    Berkas yang harus dilengkapi oleh Calon AK meliputi:

    1. Fotokopi Ijazah Terakhir yang telah dilegalisir;
    2. Fotokopi transkrip nilai;
    3. Fotokopi Keputusan tentang Pangkat Terakhir;
    4. Fotokopi Kartu PNS;
    5. Form Rekomendasi Pimpinan Unit Kerja;
    6. Form Daftar Riwayat Hidup (DRH); dan
    7. Fotokopi Penilaian Kinerja 1 (satu) tahun terakhir.

     

    Seluruh berkas diunggah kedalam Sistem Informasi Jabatan Fungsional Analis Kebijakan.